Lokadata.ID

200 pasien masuk Wisma Atlet setiap hari, 800 klaster baru di Jakarta

Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021).
Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rivan Awal Lingga / ANTARA FOTO

Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, kebanjiran pasien. Setiap hari tak kurang dari 200 pasien baru masuk. “Iya, memang lagi ramai,” ujar Koordinator Humas RSD COVID-19 Wisma Atlet Letkol TNI Laut M Arifin seperti dikutip Detik, Rabu (10/6/2021).

Arifin mengatakan 200 pasien Covid-19 masuk setiap hari dalam satu minggu terakhir. Sampai Rabu, tingkat keterisian di Wisma Atlet mencapai 52 persen. “Pasien 3.221 per hari ini, pagi tadi,” katanya.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, rincian pasien di Wisma Atlet adalah 1.549 pasien laki-laki dan 1.672 pasien perempuan.

Jumlah tersebut berkurang 252 orang dari data sebelumnya sebanyak 2.969 pasien. “Seluruh pasien rawat inap ditempatkan di Tower IV, V, VI, dan VII,” ujar Aris.

Meski pasien yang masuk Wisma Atlet mencapai 200 per hari dalam sepekan terakhir, keterisian tempat tidur dipastikan masih terkendali.

"Berdasarkan data Wisma Atlet per hari ini memang pada Tower V dan VI Wisma Kemayoran keterisian TT (tempat tidur) di atas 70 persen. Namun hanya sedikit (77,39% dan 72,69%)," ujar jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito.

Dia menyebut tingkat keterisian Wisma Atlet rata-rata 53 persen.

"Secara rata-rata keseluruhan pun keterisiannya hanya 53,74 persen, sehingga secara garis besar keterisian Wisma Atlet masih terkendali," kata Wiku.

Pemerintah DKI Jakarta menambah lokasi isolasi menjadi 37 tempat menyusul dihentikannya penggunaan hotel untuk merawat pasien tanpa gejala. Pemerintah yang selama ini membiayai pembayaran hotel, mulai 15 Juni ini menghentikan program ini.

Menanggap keputusan pemerintah pusat itu, Gubernur Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 675 Tahun 2021 yang mengatur penambahan lokasi isolasi sehingga bisa menampung 9.084 orang.

800 klaster baru Jakarta

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan ada 800 klaster baru Covid-19 setelah libur Lebaran 2021.

Klaster tersebut muncul akibat kegiatan libur Lebaran seperti mudik dan silaturahim warga. "Seperti (kegiatan) itulah yang kemudian menyebabkan kasus meningkat," kata Dwi kepada Kompas, Rabu (9/6/2021).

Dwi mengatakan, klaster yang terbentuk bisa menyebabkan banyak penularan, tapi ada juga yang hanya menjangkit dua orang saja.

Namun, ada beberapa klaster besar seperti di Kelurahan Cilangkap yang menyebabkan 104 orang positif Covid-19 dalam satu Rukun Tetangga (RT). "Mayoritas sih klasternya kecil-kecil, tapi banyak," kata dia.

Dari 800 klaster, Dwi mengatakan, jumlah orang yang positif Covid-19 sebanyak 1.400 yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Kebanyakan penderita ini terjaring saat dilakukan tes swab antigen pada pengendara mobil pribadi yang kembali dari mudik.

Ringkasan

  • Rumah Sakit Darurat (RSDC) COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami kenaikan jumlah pasien yang masuk akibat terpapar Corona.
  • Menurutnya, meskipun tingkat kesembuhan pasien COVID-19 cukup tinggi, tetapi penambahan kasus baru warga yang terkonfirmasi positif virus mematikan ini juga terus bertambah setiap harinya.
  • Ada 800 klaster baru Covid-19 setelah libur Lebaran 2021.
  • Klaster besar seperti di Kelurahan Cilangkap yang menyebabkan 104 orang positif Covid-19 dalam satu Rukun Tetangga
  • Satu pasien positif Covid-19 yang berasal dari Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur meninggal dunia pada Rabu 9 Juni 2021.
  • Sehingga total pasien yang sudah dinyatakan sembuh di daerah itu berjumlah 8.397 orang.
  • Sementara itu, pasien keluar terdata sebanyak 85.266 orang.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua merdeka.com dengan 2 pemberitaan. selanjutnya timlo.net dengan 1 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 07:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 3 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 0 interaksi, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 0 interaksi. Selanjutnya merdeka.com dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.