Lokadata.ID

22 emiten seret pelemahan LQ45 akhir pekan ini - Jumat (14/02/2020)

22 emiten seret pelemahan LQ45 akhir pekan ini - Jumat (14/02/2020)
22 emiten seret pelemahan LQ45 akhir pekan ini - Jumat (14/02/2020) Robotorial / lokadata.id

LQ45 menurun pada akhir perdagangan hari ini Jumat (14/02/2020). Indeks masuk ke zona merah 0,03 persen, atau 0,25 poin di level 953,95. Sepanjang perdagangan saham hari ini, LQ45 sempat mencapai 958,46 poin di titik tertinggi, dan terendah 946,99 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 168,01 ribu kali dengan nilai transaksi Rp4,53 triliun. Dari 45 saham, sebanyak 22 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan JII, 22 emiten melemah, dan 1 emiten tidak mengalami pergerakan.

United Tractors Tbk. dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Astra International Tbk (59,5%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi UNTR tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 3,97 persen pada level Rp18.325 per saham, dari Rp17.625 per unit pada penutupan Kamis (13/02).

Gudang Garam Tbk. yang 69,29 persen saham dikuasai oleh PT. SURYADUTA INVESTAMA ini membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan Jumat (14/02). Emiten bersandi GGRM tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah 1,13 persen pada level Rp54.575 per saham, dari Rp55.200 per unit pada penutupan sebelumnya.

Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 636 kali, dengan volume 9,01 juta saham.

Sama halnya dengan LQ45, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga melemah 0,09 persen atau 5.009 poin ke level 5.866,94 pada penutupan perdagangan sore ini.

Dari 682 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 163 saham bergerak menguat, 207 saham bergerak melemah, dan 312 saham stagnan.

Pada perdagangan IHSG, saham Diamond Citra Propertindo (Tbk) (DADA) menjadi top gainer dengan nilai kenaikan mencapai 71 poin (69,61 persen). Sedangkan saham Sanurhasta Mitra (Tbk) (MINA) menjadi top loser dengan kenaikan 54 poin (24,77 persen).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Lokadata.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.