Lokadata.ID

3 Sektor merah, biang pelemahan IHSG hari ini

3 Sektor merah, biang pelemahan IHSG hari ini
3 Sektor merah, biang pelemahan IHSG hari ini Robotorial / lokadata.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada akhir perdagangan petang ini Jumat (14/02/2020). Indeks menurun 0,09 persen, atau 5,01 poin di level 5.866,94. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 5.890,03 poin di titik tertinggi, dan terendah 5.843,43 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 333,08 ribu kali dengan nilai transaksi Rp6,18 triliun. Sebanyak 163 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 207 emiten melemah, dan 312 emiten tidak mengalami pergerakan.

Diamond Citra Propertindo (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Karya Permata Inovasi Indonesia (69,6%) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi DADA tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 69,61 persen pada level Rp173 per saham.

Sanurhasta Mitra (Tbk) yang 27,23 persen saham dikuasai oleh Edy Suwarno ini merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada hari ini. Emiten bersandi MINA mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp164 (-24,77 persen) per saham, dimana Kamis (13/02) ditutup Rp218 per unit.

Sentral Mitra Informatika (Tbk) (LUCK) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 21,15 ribu kali, dengan volume 152,66 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Aneka Industri mencapai 1,70 persen (18,01 poin), disusul sektor Manufaktur sebesar 0,75 persen (9,87 poin), dan saham-saham di sektor Industri Dasar sebesar 1,03 persen (8,74 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Infrastruktur, mencapai -1,62 persen (-16,71 poin). Berikutnya adalah sektor Keuangan sebesar -0,56 persen (-7,48 poin), lalu saham di sektor Pertambangan yang menyusut hingga -0,29 persen (-4,10 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,90 triliun, terutama pada saham Diamond Citra Propertindo (Tbk) (DADA), Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), dan Waran Seri I Diamond Citra Propertindo (Tbk) (DADA-W).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,54 triliun, khususnya pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Pakuwon Jati (Tbk) (PWON), dan Perusahaan Gas Negara (Tbk) (PGAS).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Lokadata.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.