Lokadata.ID

Ada TPU khusus, jangan lagi tolak pemakaman jenazah Covid-19

Peziarah menggunakan masker saat berada  di TPU Pondok Ranggo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2020).
Peziarah menggunakan masker saat berada di TPU Pondok Ranggo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2020). Asprilla Dwi Adha / Antara Foto

Penolakan warga terhadap pemakaman jenazah terkait Corona Virus Disease (Covid-19), tak perlu ada lagi. Beberapa wilayah sudah menetapkan tempat pemakaman umum (TPU) khusus dan tata cara pemakamannya.

Misalnya saja Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, yang menetapkan tiga TPU untuk pasien korona yang meninggal dunia. Ketiganya, berada di TPU Bingbin Serpong, TPU Babakan, dan TPU Jombang.

Seperti dilansir Sindonews.com, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, kapasitas TPU yang ditunjuk masih cukup luas, dan dapat menampung hingga ratusan jenazah pasien positif Covid-19.

"Tetapi memang, sempat terjadi penolakan dari warga, karena mereka meminta penjelasan lagi," jelas Benyamin, Kamis (26/3/2020).

Selain Tangsel, pemerintah Kota Bogor juga menyiapkan area pemakaman khusus. Salah satunya TPU Kayu Manis, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanahsareal. "Luas areal TPU ada sekitar 4,5 hektare," ujar kata Kepala UPTD Pemakaman Kota Bogor Toto Gunarto.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan dua lokasi TPU bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia yakni di Jakarta Timur TPU Pondok Ranggon dan Jakarta Barat TPU Tegal Alur.

Pemakaman pasien positif Covid-19 yang meninggal, sempat jadi permasalahan baru. Pemerintah pun dituntut lebih cepat menyosialisasikan sejauh mana paparan Covid-19 dari jenazah yang positif.

Seperti yang yang terjadi di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (23/3/2020). Ada penolakan warga di sekitaran pemakaman Bingbin terhadap rencana pemakanan pasien positif Covid-19. Mengutip Bantennews.co.id, warga beralasan, khawatir ada penularan dari jenazah.

Tidak hanya itu, bahkan ada yang meninggal masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Ini terjadi di Pemakaman Muslim Mandailing di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.

"Warga keberatan dikebumikan di situ. Mereka (warga) tahu, itu katanya korona," ujar Budi, kepala lingkungan di wilayah itu seperti dikutip Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Protokol pemakaman

Meski sudah ada TPU khusus, pemkot Bogor juga menyampaikan tata cara atau protokol pemakaman jenazah terjangkit Covid-19. Namun caranya masih dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan RSUD Kota Bogor.

"Intinya gini, petugas dari kami akan diberikan alat pelindung diri (APD) untuk pemakaman. Seterusnya bagaimana kita ikuti sesuai aturan yang sudah ditentukan tim gugus, kita hanya melaksanakan," ungkap Toto dikutip Okezone.com.

Selain itu, pihaknya sudah menyosialisasikan warga sekitar TPU, untuk tidak perlu khawatir terkait lokasi khusus. Pasalnya, jenazah yang dikuburkan sudah steril.

Di Jakarta, aturan soal tata cara pengurusan jenazah terpapar Covid-19 sudah dirilis. Aturan itu, memuat tata cara mengurus jenazah mulai dari petugas rumah sakit sampai tempat pemakaman atau tempat kremasi.

Melansir CNNIndonesia.com, aturan itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor 55/SE/Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan DKi Jakarta Widyastuti.

Widyastuti mengatakan, surat edaran itu juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta dan para pemuka agama di Ibu Kota.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan, APD untuk petugas yang mengerjakan pemakaman jenazah Covid-19 terdiri dari masker, sarung tangan, sepatu berbahan antiair, dan kaca mata.

Bagi jenazah beragama Islam, setelah dikafani, jenazah wajib dibungkus dengan plastik yang tidak tembus air. Kemudian, jenazah juga harus dimasukkan ke dalam peti dan disegel, serta tidak boleh dibuka kembali.