Lokadata.ID

Anggaran subsidi listrik akan diturunkan dalam APBN 2021

Petugas PLN memperbaiki gardu listrik saat pemadaman listrik serentak se-Pangandaran di Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (21/7/2019).
Petugas PLN memperbaiki gardu listrik saat pemadaman listrik serentak se-Pangandaran di Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (21/7/2019). Adeng Bustomi / Antara Foto

Pemerintah mengusulkan penurunan anggaran subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021. Kementerian ESDM mengusulkan anggaran subsidi tahun depan turun di kisaran Rp50,47-Rp54,55 triliun dibandingkan tahun ini, Rp54,79 triliun.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyebut PT PLN (Persero) telah melakukan efisiensi. Sehingga, dipastikan subsidi listrik akan turun. Pengurangan subsidi juga dipengaruhi pergerakan harga Indonesian Crude Price (ICP).

Turunnya anggaran subsidi listrik dan biaya pokok penyediaan pada 2021 didasari asumsi adanya kebijakan subsidi listrik tepat sasaran, serta sesuai asumsi makro yang baik dan efisiensi. Meski, tidak ada pencabutan subsidi terhadap 25 golongan seperti yang berlaku dalam subsidi 2020.

Ringkasan

  • Pemerintah mengusulkan penurunan anggaran subsidi listrik di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 mendatang.
  • Menurut Menteri ESDM, Arifin Tasrif, dalam Rancangan APBN 2021, alokasi subsidi listrik berkisar Rp50,47-54,55 triliun.
  • Tahun ini, pemerintah menganggarkan subsidi listrik sebesar Rp54,79 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  • Salah satu yang disepakati adalah subsidi listrik dan minyak solar yang diusulkan turun.
  • Meski demikian, tidak ada pencabutan subsidi terhadap 25 golongan seperti yang sudah ada dalam kebijakan subsidi 2020.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dan okezone.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua kontan.co.id dengan 3 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 09:00 hingga 17:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 12:00 WIB dengan total 7 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh cnnindonesia.com dengan 63 interaksi, diikuti peringkat kedua sindonews.com dengan 53 interaksi. Selanjutnya kumparan.com dengan 48 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.