Lokadata.ID

Atlet dan pelatih peraih medali Olimpiade ditawari jadi ASN

Arsip:  Greysia Pollii (kiri) dan Apriyani Rahayu mencium medali emas yang mereka raih di Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang (2/8/2021).
Arsip: Greysia Pollii (kiri) dan Apriyani Rahayu mencium medali emas yang mereka raih di Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang (2/8/2021). Sigid Kurniawan / ANTARA FOTO

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah menawarkan pelatih dan atlet peraih medali Olimpiade 2020 Tokyo menjadi aparatur sipil negara (ASN) dengan formasi khusus.

Menurut Tjahjo, hal itu sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada peraih medali di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.

"Untuk memberikan penghargaan kepada para peraih medali Olimpiade dan pelatihnya, pemerintah bisa memberikan formasi khusus menjadi ASN," kata Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat yang disampaikan kepada wartawan, Senin (9/8/2021) seperti dikutip JPNN.

Menteri Tjahjo mengatakan bahwa alokasi formasi khusus untuk menjadi ASN tersebut bertujuan agar generasi muda termotivasi mengharumkan nama bangsa melalui bidang olahraga.

"Ini diperlukan untuk menginspirasi generasi muda agar memiliki motivasi mengharumkan nama bangsa melalui olahraga sehingga terjadi keberlanjutan prestasi," ungkap mantan menteri dalam negeri itu.

Menurut dia, pelatih dan atlet peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 memperoleh formasi khusus untuk rekrutmen Calon ASN (CASN) Tahun 2021.

"Tahun ini disiapkan oleh kepala BKN, menyesuaikan yang diinginkan atlet berprestasi dan di pemerintah daerah mana," katanya.

Dalam gelaran Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia meraih lima medali, yakni satu emas, satu perak, dan tiga perunggu melalui Greysia Polii, Apriyani Rahayi, Eko Yuli Irawan, Windy Cantika Aisah, Rahmat Erwin Abdullah, dan Anthony Ginting.

Sebelumnya, atlet berprestasi yang diangkat menjadi PNS karena meraih medali pada Olimpiade Rio 2016 adalah Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Ringkasan

  • Pemerintah menawarkan pelatih dan atlet peraih medali Olimpiade 2020 Tokyo menjadi aparatur sipil negara (ASN) dengan formasi khusus.

  • Hal itu sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada peraih medali di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
  • Alokasi formasi khusus untuk menjadi ASN tersebut bertujuan agar generasi muda termotivasi untuk mengharumkan nama bangsa melalui bidang olahraga.
  • Atlet berprestasi yang diangkat menjadi PNS karena meraih medali pada Olimpiade Rio 2016 adalah Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 9 pemberitaan, diikuti peringkat kedua tvonenews.com dengan 3 pemberitaan. selanjutnya inews.id dengan 2 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 07:00 hingga 13:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 11:00 WIB dengan total 12 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh tvonenews.com dengan 537 interaksi, diikuti peringkat kedua republika.co.id dengan 113 interaksi. Selanjutnya kompas.com dengan 92 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.