Lokadata.ID

Bebas korona, WNI di Natuna bisa pulang

Warga negara Indonesia (WNI) yang dalam observasi terkait virus korona 14 hari di Natuna
Warga negara Indonesia (WNI) yang dalam observasi terkait virus korona 14 hari di Natuna / Setkab

Observasi 238 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Natuna terkait virus korona, akan berakhir besok (Sabtu, 15/2/2020). Selanjutnya, pemerintah akan membawa para WNI tersebut ke Jakarta, sebelum kembali ke daerahnya masing-masing.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto menjelaskan, akan ada proses pemeriksaan lanjutan sebelum para WNI tersebut terbang ke Jakarta. “Nanti setelah makan siang, mereka bisa berangkat ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta,” kata Achmad dikutip Setkab.go.id, Kamis (13/2/2020).

Data Kemenkes menyebut, sebagian besar WNI di Natuna terkait virus korona itu berasal dari 30 provinsi. Usia termuda 5 tahun dengan yang tertua 64 tahun.

“Sebaranannya paling banyak Jawa Timur (64 orang), Lampung satu orang, Jakarta 12 orang, Aceh 13 orang, Papua 8 orang, Papua Barat 6 orang, dan lainnya,” imbuh Achmad.

WNI terkait virus korona itu akan berangkat dari Natuna ke Jakarta dengan tiga pesawat TNI AU yang terdiri dari dua boeing 737 dan satu Hercules. Achmad menyampaikan, itu adalah pesawat yang sama saat menjemput para WNI dari Batam ke Natuna.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan, WNI yang menjalani observasi di Natuna bebas virus korona. “Sebagai bukti mereka sehat, akan ada simbolis pelepasan masker,” terang Terawan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, proses protokoler kesehatan WNI di Natuna sudah dilalui. “Petugas kesehatan selalu memantau dan mengecek setiap hari kondisi para WNI di Natuna. Ini sudah standar protokoler kesehatan dari World Health Organization (WHO),” kata Jokowi dikutip Liputan6.com, Jumat (15/2/2020).

Untuk itu, Jokowi berharap masyarakat tidak khawatir dan menerima para WNI tersebut apa adanya.