Lokadata.ID

Diancam Donald Trump, TikTok siap lepas kepemilikan di AS

Logo TikTok dipasang pada layar diatas Times Square di Kota New York, Amerika Serikat, Jumat (6/3/2020).
Logo TikTok dipasang pada layar diatas Times Square di Kota New York, Amerika Serikat, Jumat (6/3/2020). Andrew Kelly / Antara Foto/Reuters

Perusahaan Tiongkok ByteDance akhirnya "menawarkan divestasi" operasional TikTok di Amerika Serikat (AS) kepada perusahaan setempat. Keputusan itu diambil agar Tiktok bisa beroperasi kembali di negara tersebut setelah Presiden Donald Trump mengancam memblokirnya.

Microsoft Corp rencananya mengambil alih seluruh bisnis ByteDance di AS. Selain Microsoft, perusahaan AS lainnya juga bisa mengambil alih bisnis TikTok yang memiliki 80 juta pengguna aktif harian di AS itu. Sekitar 70 persen investor luar ByteDance berasal dari AS.

Gedung Putih menolak mengomentari apakah Trump akan menerima konsesi ByteDance. Pihak Microsoft pun belum merespons kabar itu. Adapun Manajer Umum TikTok untuk AS, Vanessa Pappas, menyerukan di aplikasi media sosial tersebut untuk melanjutkan berbagi suara dan memperjuangkan TikTok.

Ringkasan

  • ByteDance, perusahaan induk TikTok, setuju untuk memecah operasional di Amerika Serikat, setelah Presiden Donald Trump berencana memblokirnya.
  • TikTok yang perusahaan induknya berada di China, dinilai menimbulkan risiko nasional di AS karena penggunaan data pribadi yang ilegal.
  • ByteDance semula ingin mempertahankan kepemilikan saham minoritas di bisnis TikTok AS, namun, ditolak Gedung Putih.
  • ByteDance akan keluar sepenuhnya, Microsoft akan masuk untuk mengambil alih TikTok di AS, menurut sumber yang dirahasiakan identitasnya.
  • Beberapa investor ByteDance di AS akan diberi kesempatan untuk mengambil saham minoritas.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 6 pemberitaan, diikuti peringkat kedua republika.co.id dan nusadaily.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 09:00 hingga 12:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 10:00 WIB dengan total 5 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 55 interaksi, diikuti peringkat kedua katadata.co.id dengan 17 interaksi. Selanjutnya republika.co.id dengan 5 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.