Lokadata.ID

Dorong realisasi belanja di daerah, Polri terbitkan surat telegram

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pasar Modern BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/7/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Pasar Modern BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/7/2021). Muhammad Iqbal / ANTARA FOTO

Polri menerbitkan Surat Telegram (ST) untuk menjaga dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-III dan kuartal-IV tahun 2021. Salah satu isinya memerintahkan pemantauan dan pengawasan realisasi belanja daerah.

Surat Telegram itu diterbitkan terkait komitmen Polri dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 7,07 persen pada kuartal ke-II tahun 2021.

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto membenarkan terbitnya Surat Telegram yang bertujuan untuk menjaga dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kwartal-III dan IV tahun 2021.

"Polri mendukung penuh pertumbuhan ekonomi nasional," kata Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (7/8), seperti dikutip Merdeka.

Menurut dia, jajaran Polri harus menjadi bagian dari penyelesaian masalah, bukan penyebab timbulnya masalah yang menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Surat Telegram bernomor ST/1590/VIII/OPS.2./2021 yang ditujukan kepada para Kapolda agar memerintahkan Direskrimum dan Direskrimsus untuk melanjutkan dan meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi dengan BPKP, Kejaksaan dan BPK RI di wilayah masing-masing untuk melaksanakan:

1. Pemantauan dan pengawasan terhadap realisasi belanja daerah (APBD) melalui koordinasi dan komunikasi dengan pemda untuk meningkatkan penyerapan anggaran.

2. Pemantauan, pengawasan, pendampingan dan asistensi terhadap pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional yakni dalam realisasi program dan penyerapan anggaran perlindungan kesehatan dan sosial, program prioritas, dukungan UMKM dan korporasi serta insentif usaha.

3. Mendukung kebijakan pemerintah terutama dalam rangka percepatan perizinan berusaha untuk menjaga iklim investasi dan memberikan rasa aman kepada para investor yang akan dan yang telah berinvestasi di wilayah masing-masing.

4. Menghindari tindakan penegakan hukum yang kontraproduktif sehingga menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan-II tahun 2021 mencapai 7,07 persen. Hal ini ditunjang belanja pemerintah, konsumsi, investasi, ekspor, dan sektor manufaktur.


Ia berharap pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja anggaran agar tren pemulihan ekonomi bisa tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19.

"Kita harapkan belanja daerah bisa terakselerasi karena di semester I belanja ke daerah dari TKDD (Transfer Dana ke Daerah) kontraksi," katanya dalam konferensi pers, Kamis (5/8/2021), seperti dikutip CNBC Indonesia.

Pada semester I 2021, belanja daerah minus 6,8 persen. Padahal pemerintah pusat mampu memacu belanja sampai 19,1 persen. Dana untuk rakyat justru ditahan di perbankan. Nilainya mencapai Rp190 triliun.

Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional Robotorial / lokadata.id

Ringkasan

  • Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini mencapai 7,07% pada kuartal ke-II tahun 2021.
  • Surat Telegram itu diterbitkan terkait komitmen Polri dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 7,07 persen pada kuartal ke-II tahun 2021.
  • Komjen Agus membenarkan Surat Telegram tersebut untuk menjaga dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kwartal-III dan IV tahun 2021.
  • Lebih lanjut Komjen Agus mengatakan bahwa jajaran Polri harus menjadi bagian dari penyelesaian masalah, bukan penyebab timbulnya masalah yang menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh teropongbulusaraung.com dan strategi.id dengan 1 pemberitaan, diikuti peringkat kedua pontas.id dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 17:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 09:00 WIB dengan total 4 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 158 interaksi, diikuti peringkat kedua medanbicara.com dengan 22 interaksi. Selanjutnya fin.co.id dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.