Lokadata.ID

GeNose akan dipakai untuk tes penumpang kereta mulai Jumat

Petugas keamanan Terminal Kampung Rambutan menghembuskan nafasnya pada kantong nafas untuk dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021).
Petugas keamanan Terminal Kampung Rambutan menghembuskan nafasnya pada kantong nafas untuk dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021). Fauzan / ANTARA FOTO

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan menggunakan GeNose C19 untuk tes calon penumpang kereta jarak jauh mulai Jumat (5 Februari 2021). Untuk sementara, alat uji Covid-19 buatan UGM itu akan disediakan di Stasiun Senen Jakarta dan Stasiun Yogyakarta.

“Untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang harus dalam kondisi sehat, telah memiliki tiket, serta dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih), selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas,” kata VP Public Relations PT KAI Joni Martinus, seperti dikutip Bisnis.com, Senin (1/2/2021).

Pada layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali.

Langkahnya adalah sebanyak 2 kali di awal penumpang diminta mengambil napas dan buang di dalam masker. Lalu pada saat pengambilan napas ke-3, langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh.

Setelah itu, kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan 1 kali tanpa pengulangan.

Joni menambahkan, hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif berlaku 3 x 24 jam sejak dikeluarkannya print-out. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang tidak diperbolehkan naik Kereta Api.

"Selanjutnya yang bersangkutan akan diarahkan oleh petugas untuk meninggalkan stasiun dan diminta melapor ke puskesmas sesuai domisili,” katanya.

Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran Kemenhub No 11 tahun 2021, bahwa mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021, penumpang KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan hasil pemeriksaan GeNose C19, Rapid Test Antigen atau RT-PCR sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya mengungkapkan, pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose menurut rencana dipatok tarif Rp 20.000.

"Katakanlah (harga tiket kereta) Jakarta-Bandung Rp 100.000, kalau mesti tes antigen Rp 100.000 lagi kan mahal. Dengan GeNose ini harganya hanya Rp 20.000," ujar Budi, kepada Kompas, Sabtu (23/1/2021).

Kemenhub bakal menyebar ratusan unit GeNose, alat pendeteksi Covid-19, di 44 titik stasiun di seluruh Jawa dan Sumatera.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa terminal pertama yang akan menggunakan GeNose adalah Terminal Pulo Gebang. Berdasarkan SE Satgas Penanganan, untuk masyarakat yang berpergian dengan bus itu sifatnya hanya random sampling.

“Untuk di Jakarta yang pertama kali dilaksanakan adalah di terminal Pulogebang, dan secara bertahap kita sudah pesan 100 alat GeNose yang akan segera kita distribusikan ke daerah-daerah,” kata Dirjen Budi kepada Tempo.

Ringkasan

  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, sebagai syarat untuk naik Kereta Api Jarak Jauh mulai Jumat, 5 Februari mendatang.
  • Masalahnya, banyak masyarakat yang belum mengenal alat deteksi baru karya Univestitas Gadjah Mada ini.
  • Untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang harus dalam kondisi sehat, telah memiliki tiket, serta dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih), selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh republika.co.id dengan 4 pemberitaan, diikuti peringkat kedua terasjatim.com dan solopos.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 11:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 09:00 WIB dengan total 4 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 11 interaksi, diikuti peringkat kedua cnbcindonesia.com dengan 5 interaksi. Selanjutnya bisnis.com dengan 3 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.