Lokadata.ID

Industri Konsumsi dorong penguatan IHSG hari ini

Industri Konsumsi dorong penguatan IHSG hari ini
Industri Konsumsi dorong penguatan IHSG hari ini Robotorial / lokadata.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup hari ini Kamis (26/03/2020) menguat 10,19 persen, atau 401,27 poin di level 4.338,90. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 4.370,66 poin di titik tertinggi, dan terendah 3.935,91 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 879,64 ribu kali dengan nilai transaksi Rp12,74 triliun. Sebanyak 300 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 129 emiten melemah, dan 258 emiten tidak mengalami pergerakan.

Pelayaran Tamarin Samudra (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Andalan Lepas Pantai (80,0%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Kamis (26/03). Emiten bersandi TAMU tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 34,78 persen pada level Rp186 per saham, dari Rp148 per unit pada penutupan sebelumnya.

Bank Mestika Dharma (Tbk) (BBMD) yang 89,44 persen saham dikuasai oleh PT Mestika Benua Mas ini memimpin pelemahan saham (top loser) hari ini, setelah ditutup sebesar -7 persen pada level Rp1.395 per saham, dimana Selasa (24/03/2020) ditutup Rp1.610 per unit.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 65,88 ribu kali, dengan volume 634,59 juta saham.

Menariknya, seluruh sektor tampil perkasa. Penguatan pada sektor Industri Konsumsi mencapai 13,00 persen (180,05 poin), disusul sektor Keuangan sebesar 12,96 persen (109,76 poin), dan saham-saham di sektor Manufaktur sebesar 11,03 persen (96,36 poin).

Sedangkan tiga sektor yang naik berlaku pada Properti dan Real Estate dengan capaian 3,33 persen, sektor Perdagangan sebesar 3,63 persen, dan sektor Industri Dasar yang mencapai kenaikan sebesar 8,61 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp5,27 triliun, terutama pada saham Summarecon Agung (Tbk) (SMRA), Sarana Menara Nusantara (Tbk) (TOWR), dan Ciputra Development (Tbk) (CTRA).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp5,93 triliun, khususnya pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Bank Mandiri (Persero) (Tbk) (BMRI), dan Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.