Lokadata.ID

Infografik: Vaksin Gotong Royong gratis, pun untuk orang asing

Vaksinasi dimulai 9 Mei nanti. Oleh swasta, untuk kalangan sendiri. Ekspat boleh ikut. Harga dua kali suntik sekitar Rp1 juta. Apa bedanya dari vaksinasi mandiri?
Vaksinasi dimulai 9 Mei nanti. Oleh swasta, untuk kalangan sendiri. Ekspat boleh ikut. Harga dua kali suntik sekitar Rp1 juta. Apa bedanya dari vaksinasi mandiri? Antyo® / untuk Lokadata.id

GRATIS | Maret lalu di Jakarta, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, menegaskan, "Jadi sudah clear bahwa seluruh penerima vaksin Gotong Royong tidak akan dipungut bayaran atau gratis."

Perusahaan atau badan hukum harus menyerahkan daftar nama karyawan dan keluarganya yang divaksin. Lengkap, berikut NIK dan alamat. Nadia mengatakan, vaksinasi Gotong Royong tidak akan mengganggu vaksinasi program pemerintah.

Saat itu Nadia katakan pula, "Vaksinasi Gotong Royong akan dimulai pada saat tersedianya vaksin."

Kini vaksin sudah mulai tersedia. Vaksinasi akan dimulai Ahad 9 Mei nanti. Pekerja asing boleh ikut asalkan memenuhi syarat ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Hingga 24 Maret lalu, menurut Kompas.com, sudah ada 17.387 perusahaan yang telah mendaftarkan 8,6 juta karyawannya untuk divaksin. Berapa harga vaksin?

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, mengatakan di Jakarta, Senin (3/5/2021), "Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Permenkes terkait daripada harga vaksin gotong royong."

Akan tetapi Ketua Umum Kamar Dagang dan Investasi Indonesia (Kadin), Rosan Roeslani, sudah mengancar-ancar, "Harga menunggu dari Bio Farma, tapi informasinya Rp1 juta untuk 2x suntik." (→ Tempo.co, 2/5/2021)

Perihal tanggal 9 Mei, Rosan mengatakan masih tentatif.