Lokadata.ID

Jakarta izinkan live music, PDIP khawatir jadi klaster baru

Pengunjung menerapkan jaga jarak saat menghadiri acara C.H.S.E. Experience di gedung Arsip Nasional, Jakarta, Selasa (8/12/2020).
Pengunjung menerapkan jaga jarak saat menghadiri acara C.H.S.E. Experience di gedung Arsip Nasional, Jakarta, Selasa (8/12/2020). Muhammad Adimaja / ANTARA FOTO

Pemerintah DKI Jakarta mengizinkan pertunjukan musik langsung (live music) di kafe dan restoran dengan protokol kesehatan ketat. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengungkapkan pemberian izin di saat masih terjadi pandemi ini, bertujuan agar pekerja seni dapat kembali bekerja.

“Para pekerja seni yang selama setahun ini tidak mendapatkan pekerjaan seperti biasanya, maka dari itu dibukalah (live music), sudah dimungkinkan,” ujar Riza seperti dikutip Harian Aceh, Kamis (10/6/2021).

Dengan aktivitas pertunjukan musik, kata Riza, sejumlah pihak bakal mendapatkan manfaatnya, mulai dari pemain musik hingga penyanyinya. Namun, Riza mengingatkan agar aktivitas ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyebutkan musik hidup (live music) di Jakarta bisa beroperasi di masa PPKM Mikro, namun dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

"Syarat-syarat itu harus dipenuhi dan kita akan awasi pelaksanaannya," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Disparekraf DKI Jakarta Iffan saat dihubungi Antaranews di Jakarta, Kamis.

Iffan menjelaskan syarat-syarat untuk live music bisa dilangsungkan di restoran, hotel dan bar. Pertama, memiliki legalitas Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) termasuk izin menggelar live music.

"Kedua, ada partisinya (pembatas) flexyglass, penonton enggak boleh nimbrung nyanyi dan melantai serta harus jaga jarak," katanya.

Iffan juga menyebutkan bahwa untuk jumlah personel menyesuaikan dengan luas panggung. "Intinya dimaksimalkan tapi tetap jaga jarak, pakai face shield kalau vokalis, yang lain diharapkan pakai masker," kata Iffan.

Meski demikian, Iffan menyebutkan bahwa ketentuan untuk melampirkan hasil tes Covid-19 bagi personel, belum masuk syarat-syarat yang ditentukan. "Kami arahnya ke situ," katanya.

Klaster baru

Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PDIP, Gembong Warsono, mengatakan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mengizinkan restoran dan hotel menggelar live music secara terbatas berpotensi menimbulkan klaster baru Covid-19.

"Arahnya harus ke sana, bagaimana kita memperkecil penyebaran Covid-19 di seluruh klaster. Kita khawatir betul pada saatnya nanti live music jadi klaster baru penyebaran Covid-19 Jakarta," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada Detik.

Anggota Komisi A DPRD DKI itu juga menilai pembukaan musik hidup bukan waktu yang tepat saat ini. Sebab, tren kasus aktif Covid-19 masih melonjak. Ditambah lagi, saat ini ada 800 klaster pasca mudik lebaran.

"Makanya saya katakan untuk saat ini dengan situasi Jakarta trennya masih naik memang masih belum memungkinkan untuk itu," ujarnya.

Namun demikian, Gembong memaklumi keinginan Pemprov DKI yang hendak menghidupkan usaha hiburan yang terpuruk akibat pandemi. Dia meminta agar Pemprov DKI memperketat pengawasan di restoran hingga hotel.

Ringkasan

  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengungkapkan pemberian izin pertunjukan musik langsung (live music) di kafe dan restoran di saat masih terjadi pandemi bertujuan agar pekerja seni dapat kembali bekerja.
  • PDIP mengatakan pembukaan live musik ini berpotensi menimbulkan klaster baru COVID-19.
  • Padahal saat ini masih terjadi pandemi Covid-19.
  • Namun, Riza mengingatkan aktivitas live music tetap harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh republika.co.id dan harianaceh.co.id dengan 1 pemberitaan, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 05:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 2 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 0 interaksi, diikuti peringkat kedua antvklik.com dengan 0 interaksi. Selanjutnya detik.com dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.