Lokadata.ID

Kartun: 5 dari 10 perusahaan senang WfH

Sekitar 50% perusahaan memilih meneruskan kerja jarak jauh bagi karyawan. Pandemi menuntut perubahan dan adaptasi dunia kerja. Karyawan suka.
Sekitar 50% perusahaan memilih meneruskan kerja jarak jauh bagi karyawan. Pandemi menuntut perubahan dan adaptasi dunia kerja. Karyawan suka. Salni Setyadi / Lokadata.id

REMOTE | Work from home (WFJ), kerja dari rumah, kerja jarak jauh, kerja remote, dan entah apalagi istilahnya menjadi lumrah saat pandemi. Menurut survei PricewaterhouseCoopers terhadap para pemimpin perusahaan, yang diumumkan pekan lalu (Kamis, 29/4/2021), sekitar 50 persen perusahaan akan menjadikan kerja jarak jauh sebagai hal permanen.

Tentu ada soal infrastruktur internet, keamanan siber, hingga aspek sosial dunia kerja. Namun gaya hibrida bisa diterapkan, yakni tak selamanya masuk kantor saban hari namun juga tak terus menerus bekerja dari rumah. Ketersediaan work space, atau ruang kerja virtual berbayar, juga menjadi pilihan.

Di tempat macam itu orang bisa rapat fisik terbatas, bisa rapat virtual, dan bisa menggarap pekerjaan tanpa diganggu kurir paket maupun pengantar galon Aqua serta gas elpiji — plus jrang-jreng pengamen.