Lokadata.ID

Kartun: McD BTS untuk yang FOMO

Yang memesan tinggal menunggu di rumah, tapi para kurir sebagai pelaksana pembelian dan pengantaran harus berkerumun lama di tengah pandemi Covid-19.
Yang memesan tinggal menunggu di rumah, tapi para kurir sebagai pelaksana pembelian dan pengantaran harus berkerumun lama di tengah pandemi Covid-19. Salni Setyadi / Lokadata.id

KERUMUNAN | Dari sisi pemasaran dan pemanfaatan elan, apa yang dilakukan McDonald's untuk menyunggi jenama, dengan BTS Meal, itu kreatif dan menarik. Penggemar burger dan K-Pop yang takut tertinggal — fear of missing out (FOMO), kata orang — akan ikut berburu.

Berburu melalui ponsel apa susahnya? Yang jadi masalah, dan mestinya diperhitungkan sejak awal, adalah kerumunan pengantre, bahkan jauh dini sebelum kedai buka, terutama kurir ojek. Lalu satpol PP di Jakarta dan kota lain harus bertindak, menyegel gerai, ada yang sampai dua kali 24 jam.

Biarlah para ahli komunikasi pemasaran yang menakar: apakah efek pesan — berupa berita kerumunan di tengah kampanye protokol Covid-19 — itu bersentimen positif atau negatif.

Menggerakkan pemberitaan, termasuk melalui mobilisasi pendengung media sosial, tak selamanya mudah. Kemarin BTS Meal viral. Antara lain karena relawan. Termasuk mereka yang kesal dan prihatin.