Lokadata.ID

Kartun: Subsidi ongkir Harbolnas Rp500 miliar

Konsumsi menggerakkan perekonomian. Supaya belanja lebih bergairah, karena ada THR dan gaji ke-13, ongkir dalam belanja daring perlu disokong.
Konsumsi menggerakkan perekonomian. Supaya belanja lebih bergairah, karena ada THR dan gaji ke-13, ongkir dalam belanja daring perlu disokong. Salni Setyadi / Lokadata.id

EFEK | Terdapat efek berganda dalam konsumsi melalui pasar daring. Urutan pengandaian pemerintah: THR Lebaran dan gaji ke-13, terutama bagi ASN, akan cair bareng. Lalu penerima akan membelanjakan uangnya sampai Rp215 triliun di pelbagai jalur belanja, sejak pasar becek sampai belanja via ponsel. Belum lagi belanjaan para penerima bantuan sosial dan sejenisnya, totalnya Rp14,12 triliun.

Kebetulan ada Hari Belanja Nasional (Harbolnas) menjelang Idulfitri. Akan terjadi jual beli yang disusul penyerahan barang. Tentu ongkos kirim (ongkir) jadi masalah bagi konsumen maupun penjual. Maka pemerintah akan menyubsidi ongkir Rp500 miliar, terutama untuk produk nasional.

Bayangkan jika duit ratusan triliun rupiah itu cuma mengendap. Pasar tak terlumasi.