Lokadata.ID

Kartun: Warga ditolak vaksin karena NIK dipakai WNA

Bayangkan. Anda menempuh risiko keluar rumah untuk menerima vaksin, ternyata ditolak karena nomor KTP Anda (NIK) digunakan orang lain. Bayangkan aja dulu.
Bayangkan. Anda menempuh risiko keluar rumah untuk menerima vaksin, ternyata ditolak karena nomor KTP Anda (NIK) digunakan orang lain. Bayangkan aja dulu. Salni Setyadi / Lokadata.id

DOBEL| Wasit Ridwan (48), Warga Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, ditolak vaksinasi karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya sudah tercatat menerima vaksinasi (29/7/2021).

Saat diverifikasi petugas, NIK Wasit telah digunakan oleh seseorang bernama Lee In Wong. Lee In Wong menerima suntikan vaksin pada 25 Juni 2021, di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok. Tercatat Lee In Wong ketika itu mendapat vaksin tahap pertama dan dijadwalkan kembali mendapat vaksin kedua pada 17 September 2021 di wilayah tersebut.

Wasit akhirnya divaksinasi pada Selasa (3/8). Untuk sementara ia menerima sertifikat vaksinasi manual. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, yang akan meneruskannya ke Dukcapil Kemendagri.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, dugaan salah ketik ini muncul karena Lee In Wong mempunyai NIK yang angkanya mirip dengan Wasit Ridwan. "Karena NIK WNA tersebut dan NIK WNI Pak Wasit hanya beda di ujung akhir, yaitu 01 dan 08, bisa jadi salah ketik juga di petugasnya," kata Zudan kepada Kompas.com, Rabu (4/8).