Lokadata.ID

Kasus positif Covid-19 mencapai 1.552.880, terbanyak dari DKI Jakarta

Kasus positif Covid-19 mencapai 1.552.880, terbanyak dari DKI Jakarta
Kasus positif Covid-19 mencapai 1.552.880, terbanyak dari DKI Jakarta Robotorial / covid19.go.id

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah lagi sebanyak 5.504 kasus, hingga Kamis, 08 April 2021. Total pengidap virus korona baru mencapai 1.552.880 orang. 1.399.382 orang di antaranya pulih, dan 42.227 orang meninggal dunia.

Tren pertumbuhan kasus dalam tujuh hari terakhir cenderung masih naik. Dibandingkan dengan tujuh hari lalu, kenaikannya mencapai 0,47 persen. Sementara data terkini dibandingkan dengan sehari sebelumnya, mengalami kenaikan sebesar 13,25 persen.

Dalam 94 hari jumlah kasus positif yang tercatat telah berlipat ganda. Semakin sedikit jumlah harinya, semakin cepat penyebaran kasus Covid-19 di tingkat nasional. Khusus di DKI Jakarta, butuh 93 hari untuk melipatgandakan penyebarannya.

Kasus positif Covid-19 mencapai 1.552.880, terbanyak dari DKI Jakarta
Kasus positif Covid-19 mencapai 1.552.880, terbanyak dari DKI Jakarta Robotorial / covid19.go.id

Adapun pasien yang pulih kini 1.399.382 orang, atau 90,12 persen dari total kasus. Pasien dinyatakan pulih dan dipulangkan setelah melalui pengujian, dan menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Sementara, angka kematian karena Covid-19 di Indonesia trennya naik dalam tujuh hari terakhir. Penambahan per 8 April 2021 sebanyak 163 kasus, sehingga total pasien meninggal dunia menjadi 42.227 orang.

Angka kematian tersebut berlipat ganda dibandingkan dengan angka pada 103 hari lalu. Artinya, angka kematian telah naik dua kali lipat dalam waktu 103 hari. Sama seperti pertumbuhan jumlah pasien positif, semakin sedikit jumlah harinya, situasinya makin buruk.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis terkait Covid-19 oleh Robotorial ini menggunakan data yang dirilis Kemenkes RI, sehingga tingkat akurasinya di luar tanggung jawab kami.
“banner