Lokadata.ID

Komik: Rekamlah percakapan dengan telemarketer

OJK punya saran untuk konsumen: rekamlah penawaran asuransi via telepon. Jika kelak muncul sengketa, ada pedoman versi rekaman.
OJK punya saran untuk konsumen: rekamlah penawaran asuransi via telepon. Jika kelak muncul sengketa, ada pedoman versi rekaman. Tito Sigilipoe / Lokadata.id

REKAM! | Nanti dulu, sebetulnya telemarketer asuransi dan agen asuransi itu bisa berbeda. Umumnya telemarketer produk keuangan hanya menggiring Anda untuk setuju lalu percakapan telepon diteruskan ke pegawai yang berwenang. Sedangkan agen asuransi melakukan penawaran sampai kontrak polis, bisa via telepon maupun tatap muka.

Akan tetapi yang namanya asuransi, terutama asuransi jiwa, bisa membingungkan bagi awam. Istilah "paydi" — asuransi yang bertaut dengan investasi — yang dipakai dunia asuransi pun asing bagi umumnya telinga.

Maka Direktur Pelayanan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan, Sabar Wahyono, dalam suatu diskusi di Jakarta (Rabu, 14/4/2021), menyarankan Anda untuk merekam pembicaraan.

Sedangkan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu, mengatakan, "Saya sering bilang, kalau boleh tuh kita secerewet-cerewetnya. Karena ini uang Anda, untuk masa depan keuangan Anda, untuk keluarga yang lebih baik."