Lokadata.ID

Larang mudik, pemerintah kurangi kereta dan buat 333 check point

Arsip: mobil antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama,  pada mudik Lebaran 2019 (30/5/2019).
Arsip: mobil antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, pada mudik Lebaran 2019 (30/5/2019). Rivan Awal Lingga / ANTARA FOTO

Pemerintah akan mengurangi jadwal perjalanan kereta api dan membuat sekat di 333 lokasi jalur darat untuk menyukseskan larangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.

"Kami akan melakukan pengurangan layanan kereta api dan hanya akan mengoperasikan kereta luar biasa," kata Menhub Budi Karya Sumadi, dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden seperti dikutip Motoplus, Rabu (7/4/2021).

Pembatasan juga akan dilakukan pada perjalanan melalui kapal. Kemenhub hanya akan memberikan fasilitas bagi mereka yang dikecualikan dalam kebijakan larangan mudik Lebaran.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan 333 titik di jalur darat akan disekat selama aturan larangan mudik Lebaran berlaku.

“Check point di 333 titik akan disiapkan oleh Polri,” ujar Budi Setiyadi saat dihubungi Tempo, Kamis, 8 April 2021.

Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan kepolisian bakal menjaring angkutan mobil pribadi dan truk pelat hitam yang mengangkut pemudik gelap selama larangan mudik berlaku. Pengecekan terhadap angkutan gelap dilakukan di titik-titik penyekatan. Budi Setiyadi belum mendetailkan titik-titik penyekatan tersebut.

Adapun Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya meminta masyarakat yang berencana mudik menggunakan transportasi pribadi melewati jalan tol untuk mengurungkan niatnya.

“Kami melihat kemungkinan adanya penggunaan kendaraan pribadi dan mobil truk pelat hitam, kami akan melakukan tindakan tegas,” ujar Budi Karya.

Budi Karya memastikan keputusan pemerintah melarang mudik telah final. Menurut dia, ada beberapa pertimbangan yang membuat pemerintah menetapkan kebijakan tersebut.

Mudik tahun lalu juga sudah dilarang, jumlah pemudik turun 99% dibanding pada 2019. "Secara umum terlihat adanya penurunan penumpang yang sangat signifikan pada masa H-7 sampai H+7 mencapai 98,52% pada keseluruhan moda angkutan umum dengan jumlah penumpang hanya 297.453 orang," ujar Budi Karya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI (1/7/2020).

Jumlah pemudik pada Lebaran 2019 mencapai 23 juta orang.

Cegah Pemudik, Kemenhub Akan Kurangi Layanan Kereta Api Saat Lebaran 2021
Cegah Pemudik, Kemenhub Akan Kurangi Layanan Kereta Api Saat Lebaran 2021 Robotorial / lokadata.id

Ringkasan

  • JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk kembali menerapkan kebijakan pelarangan mudik tahun ini guna mencegah peningkatan kasus penularan Covid-19.
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara tegas melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.
  • Masyarakat diminta untuk sabar dan berlebaran di rumah saja.
  • Karena di jalur darat sendiri, Kemenhub akan berkoordinasi dengan polisi dan korlantas untuk melakukan penjagaan.
  • Budi menuturkan, pelayanan tentunya akan terbatas saat larangan mudik mulai diberlakukan.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua rmolbengkulu.com dan kontan.co.id dengan 2 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 14:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 08:00 WIB dengan total 9 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 129 interaksi, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 36 interaksi. Selanjutnya rancah.com dengan 12 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.