Lokadata.ID

Orang Indonesia suka belanja lewat ponsel

Ilustrasi belanja lewat ponsel.
Ilustrasi belanja lewat ponsel. Georgejmclittle / Shutterstock

Belanja daring kini bukan hal yang aneh lagi bagi orang Indonesia. Selain praktis dan menyenangkan, belanja daring juga sangat menghemat waktu. Kalau dua tahun sebelumnya masyarakat Indonesia lebih banyak belanja daring melalui komputer, maka tren ini kini telah berubah.

Berdasarkan hasil riset Google Indonesia dari data tahun 2015, banyak orang Indonesia yang beralih menggunakan ponsel untuk belanja daring dengan angkanya mencapai 31 persen.

Hal ini tidak mengherankan karena saat ini 43 persen masyarakat Indonesia telah memiliki ponsel pintar. Bahkan hasil riset ini menyebutkan bahwa 71 persen dari mereka menggunakan ponsel pintarnya sebagai perangkat utama untuk berinternet.

Dari riset ini terungkap, mereka menggunakan ponselnya untuk mencari-cari barang dan informasi barang yang mereka inginkan. Tak hanya dari situs yang bisa diakses di ponsel, tapi juga dari aplikasi para brand e-dagang yang memang ramah terhadap pengguna.

Hal ini diakui juga oleh CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, yang mengatakan bahwa pembeli yang menggunakan situs mobile di situs belanja ini meningkat hingga 70 persen pada 2016. Sementara CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan bahwa 80 persen pengunjung situsnya membuka melalui ponsel dan 70 persen transaksi juga terjadi melalui ponsel.

Berdasarkan riset ini pula diketahui bahwa angka belanja daring tertinggi biasanya terjadi di akhir tahun, yaitu bulan Desember. Selain belanja untuk kebutuhan Natal dan tahun baru, hal ini juga dipicu dengan kehadiran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh setiap tanggal 12 Desember. Sementara titik puncak kedua adalah saat puasa dan menjelang Lebaran.

Menariknya, para penggemar belanja daring ini sudah bersiap menyambut Harbolnas sejak sebulan sebelumnya. Menurut Henky Prihatna, Industry Head Google Indonesia, 20-30 hari sebelum hari H, mereka biasanya sudah mencari barang-barang yang diinginkan. Lalu 16-20 hari sebelumnya, mereka mulai mencari tahu dan membandingkan harga di beberapa toko daring.

Mereka juga mulai memerhatikan detail dan spesifikasi barang tersebut. Setelah itu, seminggu menjelang Harbolnas, mereka mulai memutuskan kira-kira barang apa yang akan dibeli dan mengecek penawaran yang akan diberikan setiap toko daring di hari H (jumlah diskon, promo gratis ongkos kirim, cash back, dan lain sebagainya). Akhirnya, tepat saat Harbolnas, mereka tinggal melakukan transaksi dan pembayaran.

Bagaimana dengan Anda? Lebih suka belanja daring dari komputer atau ponsel?