Lokadata.ID

Pelemahan 31 emiten sebabkan LQ45 loyo - Kamis (17/09/2020)

Pelemahan 31 emiten sebabkan LQ45 loyo - Kamis (17/09/2020)
Pelemahan 31 emiten sebabkan LQ45 loyo - Kamis (17/09/2020) Robotorial / lokadata.id

LQ45 masuk ke zona merah pada akhir perdagangan petang ini Kamis (17/09/2020). Indeks turun 0,75 persen, atau 5,83 poin di level 775,54. Sepanjang perdagangan saham hari ini, LQ45 sempat mencapai 788,31 poin di titik tertinggi, dan terendah 770,66 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 246,75 ribu kali dengan nilai transaksi Rp4,25 triliun. Dari 45 saham, sebanyak 11 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan JII, 31 emiten melemah, dan 3 emiten tidak mengalami pergerakan.

Astra International dengan mayoritas saham dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage Limited (50,11%) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Kamis (17/09). Emiten bersandi ASII tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 1,67 persen pada level Rp4.860 per saham, dari Rp4.780 per unit pada penutupan Rabu (16/09/2020).

Gudang Garam yang 69,29 persen saham dikuasai oleh PT. SURYADUTA INVESTAMA ini mencatatkan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi GGRM tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah 1,53 persen pada level Rp43.375 per saham, dari Rp44.050 per unit pada penutupan Rabu (16/09).

Summarecon Agung (SMRA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 868 kali, dengan volume 8,66 juta saham.

Sama halnya dengan LQ45, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga melemah 0,4 persen atau 20.081 poin ke level 5.038,40 pada penutupan perdagangan sore ini.

Dari 712 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 151 saham bergerak menguat, 272 saham bergerak melemah, dan 289 saham stagnan.

Pada perdagangan IHSG, saham Maming Enam Sembilan Mineral (AKSI) menjadi top gainer dengan nilai kenaikan mencapai 72 poin (24,83 persen). Sedangkan saham Tourindo Guide Indonesia (PGJO) menjadi top loser dengan kenaikan 3 poin (7,69 persen).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Lokadata.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.