Lokadata.ID

Pemerintah bantu ongkir Harbolnas Lebaran Rp500 miliar

Arsip: petugas menyortir barang pesanan konsumen di Warehouse JD ID, Marunda, Kabupaten Bekasi, dalam Harbolnas (11/12/2020).
Arsip: petugas menyortir barang pesanan konsumen di Warehouse JD ID, Marunda, Kabupaten Bekasi, dalam Harbolnas (11/12/2020). Fakhri Hermansyah / ANTARA FOTO

Pemerintah akan menggulirkan berbagai kebijakan untuk memacu konsumsi masyarakat di kuartal II/2021. Salah satu kebijakan yang akan dijalankan adalah subsidi ongkos kirim pada penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada H-10 dan H-5 Idulfitri.

“Hari Belanja Nasional melalui online itu ditujukan untuk produk nasional,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, seperti dikutip Bisnis, Rabu (8/4/2021).

Airlangga mengatakan, subsidi tersebut mencapai Rp500 miliar.

Ia memperkirakan dengan adanya program THR dan gaji ke-13 yang akan dibagikan pada Ramadan menjelang Idulfitri, konsumsi masyarakat akan mencapai Rp215 triliun.

“Tadi di dalam rapat disampaikan bahwa salah satu untuk mendorong konsumsi menjelang lebaran adalah pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) kepada karyawan. Sudah waktunya pihak swasta untuk memberikan THR karena berbagai kegiatan sudah diberikan,” ujar Airlangga.

Bersamaan dengan kebijakan-kebijakan di atas, dia menegaskan pemerintah akan mempercepat penyaluran perlindungan sosial, mulai dari PKH hingga bansos tunai.

Ringkasan

  • Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi saat ini.
  • Kebijakan ini akan bersinergi dengan program pemerintah lainnya untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan kinerja perekonomian secara keseluruhan terutama pada triwulan II-2021.
  • Pemeritah siapkan subsidi ongkos kirim Harbolnas menjelang Lebaran sebesar Ro500 miliar.
  • Perayaan bagi umat muslim tersebut memang kerap menjadi momentum pertumbuhan konsumsi masyarakat.
  • Menjelang Lebaran, pemerintah juga akan mempercepat pencairan Kartu Sembako dari Juni ke awal Mei 2021 serta penyaluran program perlindungan sosial lainnya yang diperkirakan mencapai Rp14,12 triliun.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh republika.co.id dan ayobandung.com dengan 2 pemberitaan, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 2 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 07:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 06:00 WIB dengan total 4 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 22 interaksi, diikuti peringkat kedua bisnis.com dengan 2 interaksi. Selanjutnya republika.co.id dengan 1 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.