Lokadata.ID

Pemerintah yakin THR dan gaji ke-13 naikkan konsumsi Rp215 triliun

Situasi Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat menjelang Ramadhan, Rabu (7/4/2021).
Situasi Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat menjelang Ramadhan, Rabu (7/4/2021). Mentari Dwi Gayati / ANTARA FOTO

Pemerintah telah menyusun beberapa kebijakan guna mengoptimalkan peningkatan konsumsi pada Ramadan dan Idul Fitri 2021. Kebijakan tersebut antara lain dengan mewajibkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan swasta dan Gaji ke-13 dan THR untuk ASN/TNI/Polri.

“Setelah memberikan berbagai dukungan dan insentif kepada dunia usaha, pemerintah menetapkan kebijakan untuk mewajibkan pembayaran THR kepada karyawan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah Sidang Kabinet Paripurna, seperti dikutip Bisnis, Rabu (7/4).

Itu sebabnya, meski ada larangan mudik pada Lebaran 2021 ini, Airlangga optimistis pemberian THR dan Gaji ke-13 bisa menghasilkan potensi untuk konsumsi sebesar Rp215 triliun.

Airlangga tidak menyebutkan rinciannya. Namun ia memastikan pemerintah ingin memanfaatkan momentum ini guna mengejar target pertumbuhan ekonomi, yang di kuartal I-2021 diproyeksikan masih negatif. Untuk dapat kembali ke level pertumbuhan pra-Covid, ekonomi harus tumbuh 6,7 persen di kuartal II-2021.

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2021 yang masih negatif, untuk bisa kembali ke level pra-Covid di sekitar lima persen (yoy) di 2021, Indonesia harus mampu tumbuh minimal 6,7 persen pada kuartal II-2021. Apabila pertumbuhan sebesar tidak tercapai, maka sulit meraih target pertumbuhan ekonomi lima persen pada 2021.

Ringkasan

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-
  • COM -- Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi saat ini.
  • JAKARTA -- Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi saat ini.
  • Pemerintah berkomitmen untuk lebih mendorong pemulihan ekonomi, sekaligus tetap melakukan penanganan Covid-19 secara ketat.
  • Anggaran itu untuk mensubsidi ongkos kirim pada belanja melalui sistem elektronik.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh sindonews.com dan republika.co.id dengan 2 pemberitaan, diikuti peringkat kedua kontan.co.id dengan 2 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 09:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 07:00 WIB dengan total 6 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 22 interaksi, diikuti peringkat kedua bisnis.com dengan 5 interaksi. Selanjutnya jawapos.com dengan 2 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.