Lokadata.ID

PPKM Level 4 berakhir hari ini, akan kembali diperpanjang?

 Satgas Penanganan COVID-19 Kota Tasikmalaya memberlakukan aturan ganjil genap untuk mengurangi mobilitas kendaraan selama PPKM Level 3, Kamis (5/8/2021)
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Tasikmalaya memberlakukan aturan ganjil genap untuk mengurangi mobilitas kendaraan selama PPKM Level 3, Kamis (5/8/2021) Adeng Bustomi / ANTARA FOTO

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir hari ini. Pada akhir PPKM sebelumnya, Presiden Jokowi sendiri yang mengumumkan status pembatasan seperti pekan lalu.

“Kita tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi yang panjang. Kita harus menentukan derajat mobilitas masyarakat sesuai data terakhir agar pilihan kita tepat untuk kesehatan dan perekonomian,” kata Jokowi ketika mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4, Senin malam, 2 Agustus 2021 lalu.

Saat ini, kasus harian Covid-19 naik-turun dalam seminggu terakhir. Rata-rata tambahan kasus berada di atas angka 30 ribuan, kecuali pada Minggu (8/8/2021) 26.415. Pada hari-hari sebelumnya dari 3 sampai 7 Agustus antara 31 ribu sampai 39 ribu, demikian dilaporkan Detik.

Kasus kematian akibat virus korona belum turun signifikan. Dalam satu hari, angka kematian bertambah di atas 1.500. Paling tinggi dalam sepekan kemarin tercatat terjadi pada 4 Agustus dengan angka 1.747.


Bergeser ke luar Jawa-Bali

Presiden Jokowi dalam rapat evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM level 4, pada Sabtu (7/8/2021), menilai ada pergeseran kasus penyebaran Covid-19 dari Jawa-Bali ke daerah lain.

"Selama dua minggu terakhir ini saya melihat tanggal 25 Juli 2021 di luar Jawa-Bali berkontribusi 13.200 kasus atau 34 persen dari kasus baru secara nasional. Tetapi lihat per 1 Agustus naik menjadi 13.589 atau 44 persen dari total kasus baru secara nasional," ujar Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM level 4 secara daring, Sabtu (7/8/2021), seperti dikutip Okezone.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak khususnya pemerintah daerah di luar Jawa-Bali untuk menerapkan tiga hal, yaitu penurunan mobilitas, testing dan tracing serta penambahan ruangan isolasi terpusat.

"Apa yang harus kita lakukan pertama ada tiga hal penting. Pertama yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat kalau kasusnya gede seperti ini, mobilitas masyarakat direm. Yang pertama yang paling penting ini Gubernur semua harus tahu Pangdam, Kapolda semua harus tahu artinya mobilitas masyarakat manusianya yang direm paling tidak 2 minggu," katanya.


Epidemiolog: Perlu diperpanjang

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menyebut PPKM level 4 di Jawa-Bali belum bisa diturunkan. Dia menyebut perlu dicermati lagi pergerakan kasus virus korona dalam satu atau dua minggu ke depan.

"Seminggu ke depan masih bertahan dulu. Kita lihat seminggu lagi. Kita beri waktu relaksasi di faskes, dan lihat minggu depan dengan penguatan 3T, 5M, dan vaksinasi di seluruh wilayah," kata Dicky saat dihubungi Detik, Minggu (8/8/2021).

Bagi Dicky, belum bisa ditentukan apakah di Jawa dan Bali sedang ada tren kasus menurun atau tidak sebab positivity rate masih tinggi.

"Selama PPKM ini, masih jauh sekali dari target (positivity rate) di bawah 10 persen, apalagi 5 persen. Ini menunjukkan laju penularan di komunitas sangat tinggi," katanya.

Masalah testing dan tracing, pemerintah dinilai belum maksimal. Menurut Dicky, bila ada 30 ribu kasus dalam sehari, pemerintah harus melakukan testing 600 ribu kali. "Ini belum pernah kita lakukan," kata Dicky.



Ringkasan

  • Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir hari ini, Senin (9/8/2021).
  • Saat ini, kasus harian Covid-19 naik-turun dalam seminggu terakhir. Rata-rata tambahan kasus berada di atas angka 30 ribuan, kecuali pada Minggu (8/8/2021) 26.415.
  • Kasus kematian akibat virus korona belum turun signifikan. Dalam satu hari, angka kematian bertambah di atas 1.500.
  • Dalam dua pekan terakhir, para pemimpin negeri bolak-balik mewanti-wanti pemerintah daerah dan masyarakat mewaspadai hal tersebut.
  • Kini, masyarakat, khususnya para pelaku usaha mempertanyakan apakah PPKM Level 4 akan diperpanjang atau tidak.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 21 pemberitaan, diikuti peringkat kedua kompas.com dengan 5 pemberitaan. selanjutnya antaranews.com dengan 2 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 14:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 09:00 WIB dengan total 14 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 1145 interaksi, diikuti peringkat kedua cnbcindonesia.com dengan 778 interaksi. Selanjutnya detik.com dengan 245 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.