Lokadata.ID

Sepeda baru dengan sensasi klasik

Ilustrasi: Sepeda vintage tapi baru
Ilustrasi: Sepeda vintage tapi baru Sandy Nurdiansyah / Beritagar.id

Sepeda onthel, sudah menjadi salah satu koleksi bergengsi bagi sebagian penggemar sepeda. Harganya pun bisa ultra mahal, sampai puluhan juta rupiah. Apa lagi bila tahun pembuatannya lawas dan orisinalitas sepeda tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

Di jejaring sosial penggemar sepeda, sering muncul pernyataan anggota yang ingin mengoleksi sepeda klasik, tapi mereka bingung dan ragu pada keaslian sepeda tersebut.

Memang untuk menentukan orisinalitas sepeda klasik bukan hal yang gampang. Tidak sekadar kondisi fisik yang bagus, tapi harus dicek keaslian dari masing-masing bagian sepeda. Dan ini tentu butuh ongkos.

Kenyataan di pasar menunjukkan banyak sepeda klasik yang ditawarkan tidak orisinal. Fisik dan catnya bagus, tapi bagian sepeda ternyata hasil mutilasi dari berbagai merek. Ketidakotentikan ini tentu saja mengurangi nilai untuk sebuah barang koleksi.

Bagi yang tetap berkeinginan mengoleksi speda klasik dan orisinalitasnya terjamin, sekarang bisa mengoleksi sepeda onthel baru. Setidaknya ada dua produsen yang masih pemproduksi sepeda klasik.

Jenama Phoenix dari Shanghai, Tiongkok, masih memasarkan sepeda onthel yang juga dikenal dengan sebutan sepeda onta atau sepeda kebo. Bentuknya sama persis dengan sepeda onthel lawas.

Memakai roda 28 inchi, baik frame, fork, slebor, katengkas, stang, gir, hub depan dan belakang, sadel, boncengan, emblem, standar, sampai pedal dan lampu belakang, orisinal Phoenix.

Bagian sepeda yang menggunakan merek lain hanya lampu depan dan dinamo (Elephant), serta kunci dan pompa (Wings).

Sosok sepeda baru ini sama persis dengan sepeda onthel Phoenix yang dikenal di Indonesia di era ‘70an. Harganya pun cukup murah, sekitar Rp2 jutaan.

Jenama yang lain adalah London Taxi, yang menawarkan dua pilihan ukuran ban: 26 inchi dan 28 inchi. Sama dengan Phoenix, sepeda ini juga baru dengan desain klasik.

Yang membedakan bila Phoenix single speed, maka London Taxi sudah dilengkapi dengan enam kecepatan. Selain itu, London Taxi menggunakan chain guard yang ramping, sedang Phoenix memakai katengkas.

Harga London Taxi sekitar Rp5 juta. Sepadan untuk sebuah sepeda yang memosisikan sebagai sepeda modern dengan sensasi vintage.

Bila ingin tampilan lebih klasik, tinggal menambah beberapa asesori: Side bag untuk boncengan belakang, tas pistol untuk dalangan, tas stang, serta sadel kulit.