Lokadata.ID

Sri Mulyani ajak daerah belanjakan anggaran, Rp190 triliun parkir di bank

Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Muhammad Adimaja / ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap pemerintah daerah mempercepat realisasi belanja anggaran agar tren pemulihan ekonomi bisa tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19.

"Kita harapkan belanja daerah bisa terakselerasi karena di semester I belanja ke daerah dari TKDD (Transfer Dana ke Daerah) kontraksi," katanya dalam konferensi pers, Kamis (5/8/2021), seperti dikutip CNBC Indonesia.

Pada semester I 2021, belanja daerah minus 6,8 persen. Padahal pemerintah pusat mampu memacu belanja sampai 19,1 persen. Dana untuk rakyat justru ditahan di perbankan. Nilainya mencapai Rp190 triliun.

"Kalau APBD dan TKDD bisa dikejar pada kuartal III-IV atau semester II maka kita berharap ini akan terus dukung pemulihan ekonomi di daerah," kata Sri Mulyani.

Pada kuartal II-2021 ekonomi mampu tumbuh 7,07 persen dan membawa Indonesia lepas dari jerat resesi. Kuartal III diharapkan bisa kembali tumbuh positif dengan perkiraan 4-5,7 persen dan keseluruhan tahun bisa tumbuh 3,7-4,5 persen.

Melemahnya perekonomian di kuartal III tak lepas dari lonjakan kasus Covid-19 dalam dua bulan terakhir, sehingga mobilitas dipaksa turun lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Karena itu dibutuhkan percepatan belanja oleh pemerintah daerah dalam bentuk belanja barang dan jasa, serta bantuan sosial.

Strategi Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus mengakselerasi seluruh sumber daya yang sudah dialokasikan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II 2021. Momentum pemulihan ekonomi yang ada saat ini perlu dijaga.

"Strateginya tetap mengakselerasi menggunakan seluruh sumber data di dalam KCPEN, dan diharapkan ini juga akan meningkatkan kemampuan ekonomi, terutama di semester II di kuartal III dan IV," kata Sri Mulyani seperti dikutip Liputan 6.

Sri Mulyani juga menegaskan pemerintah akan terus mengakselerasi penyaluran dana PEN, termasuk untuk perlindungan sosial, program prioritas, insentif usaha, serta dukungan untuk UMKM dan koperasi, agar bisa terus menyangga pemulihan ekonomi.

"Namun pemulihan ekonomi tidak mungkin disangga oleh APBN sendiri, sehingga kita berharap mesin pertumbuhan lain yang sudah mulai bangun yaitu konsumsi, investasi dan ekspor, akan tetap bertahan meski kita menghadapi varian Delta pada Juli dan Agustus ini," kata Sri Mulyani.

Ringkasan

  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap pemerintah daerah mempercepat belanja agar tren pemulihan ekonomi bisa tetap terjaga di tengah pandemi covid-19.
  • Realisasi belanja operasional sebesar Rp29,6 miliar atau 33,18 persen, belanja modal Rp13,1 miliar atau 11,97 persen, belanja tidak terduga sebesar Rp824 juta atau 27,48 persen dan belanja transfer Rp25,6 miliar atau 23,29 persen.
  • Momentum pemulihan ekonomi yang ada saat ini perlu dijaga.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh liputan6.com dan cnbcindonesia.com dengan 1 pemberitaan, diikuti peringkat kedua beritasatu.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 18:00 hingga 19:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 19:00 WIB dengan total 3 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh liputan6.com dengan 180 interaksi, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 0 interaksi. Selanjutnya beritasatu.com dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.