Lokadata.ID

Tahap penghapusan Premium dan Pertalite mulai terkuak

Pekerja mengecek truk tangki bahan bakar minyak di Terminal Bahan Bakar Minyak MOR IV, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019).
Pekerja mengecek truk tangki bahan bakar minyak di Terminal Bahan Bakar Minyak MOR IV, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019). Aloysius Jarot Nugroho / Antara Foto

PT Pertamina (Persero) kabarnya bersiap menghapus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis research octane number (RON) 88 atau bensin Premium dan RON 90 atau Pertalite. Dalam paparan untuk DPR RI, muncul tiga tahap yang disiapkan, meski belum memaparkan tenggat waktu.

Pertama, pengurangan Premium disertai edukasi dan kampanye penggunaan BBM Ron 90 ke atas. Kedua, pengurangan bensin Premium dan Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), plus kampanye. Ketiga, hanya menjual RON 91/92 (Pertamax), dan RON 95 (Pertamax Turbo) di SPBU.

Tiga tahapan ini sesuai Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/3/2017 tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Namun, Premium dan Pertalite saat ini masih tersedia.

Ringkasan

  • Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) berencana menghapus penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang memiliki nilai oktan rendah.
  • Pemerintah beralasan penghapusan BBM tidak ramah lingkungan tersebut disebabkan karena BBM dengan RON dan CN rendah hanya digunakan untuk mesin dengan rasio kompresi yang rendah.
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, pernah mengungkapkan penghapusan Premium dan Pertalite menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi karbon.
  • Tiga tahapan pun disiapkan untuk mengurangi hingga menghapus keberadaan Premium dan Pertalite. Namun, belum jelas jangka waktunya.
  • Anggota Komisi VII DPR RI, Saadiah Uluputty, mendesak agar Pertamina meninjau ulang rencana penghapusan BBM dengan RON dan CN rendah.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dan kontan.co.id dengan 5 pemberitaan, diikuti peringkat kedua suaramerdeka.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 06:00 hingga 18:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 10:00 WIB dengan total 4 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 70 interaksi, diikuti peringkat kedua motorplus-online.com dengan 66 interaksi. Selanjutnya kontan.co.id dengan 15 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.