Lokadata.ID

Update Covid-19: 858.043 positif, 703.464 pulih, 24.951 meninggal dunia

Update Covid-19: 858.043 positif, 703.464 pulih, 24.951 meninggal dunia
Update Covid-19: 858.043 positif, 703.464 pulih, 24.951 meninggal dunia Robotorial / covid19.go.id

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah lagi sebanyak 11.278 kasus, hingga Rabu, 13 Januari 2021. Total pengidap virus korona baru mencapai 858.043 orang. 703.464 orang di antaranya pulih, dan 24.951 orang meninggal dunia.

Tren pertumbuhan kasus dalam tujuh hari terakhir cenderung masih naik. Dibandingkan dengan tujuh hari lalu, kenaikannya mencapai 2,76 persen. Sementara data terkini dibandingkan dengan sehari sebelumnya, mengalami kenaikan sebesar 12,25 persen.

Dalam 69 hari jumlah kasus positif yang tercatat telah berlipat ganda. Semakin sedikit jumlah harinya, semakin cepat penyebaran kasus Covid-19 di tingkat nasional. Khusus di DKI Jakarta, butuh 72 hari untuk melipatgandakan penyebarannya.

Update Covid-19: 858.043 positif, 703.464 pulih, 24.951 meninggal dunia
Update Covid-19: 858.043 positif, 703.464 pulih, 24.951 meninggal dunia Robotorial / covid19.go.id

Adapun pasien yang pulih kini 703.464 orang, atau 81,98 persen dari total kasus. Pasien dinyatakan pulih dan dipulangkan setelah melalui pengujian, dan menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Sementara, angka kematian karena Covid-19 di Indonesia trennya naik dalam tujuh hari terakhir. Penambahan per 13 Januari 2021 sebanyak 306 kasus, sehingga total pasien meninggal dunia menjadi 24.951 orang.

Angka kematian tersebut berlipat ganda dibandingkan dengan angka pada 88 hari lalu. Artinya, angka kematian telah naik dua kali lipat dalam waktu 88 hari. Sama seperti pertumbuhan jumlah pasien positif, semakin sedikit jumlah harinya, situasinya makin buruk.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis terkait Covid-19 oleh Robotorial ini menggunakan data yang dirilis Kemenkes RI, sehingga tingkat akurasinya di luar tanggung jawab kami.
“banner