Lokadata.ID

Varian delta masuk, mengancam sukses Cina kendalikan wabah

Ilustrasi: Warga   di Taman Daguanyuan saat Cina merayakan Tahun Baru Imlek setelah wabah virus korona di Beijing, (15/2/2021).
Ilustrasi: Warga di Taman Daguanyuan saat Cina merayakan Tahun Baru Imlek setelah wabah virus korona di Beijing, (15/2/2021). Thomas Peter / ANTARA FOTO/REUTERS

Pemerintah Cina melakukan penguncian di sejumlah kota menyusul munculnya kasus baru positif Covid-19. Meski hanya puluhan orang terinfeksi virus korona, pemerintah akan melakukan pengujian massal dan pembatasan perjalanan.

Pemerintah Kota Wuhan pada Selasa (3/8/2021) menyatakan akan melakukan tes Covid-19 untuk seluruh populasinya setelah kota tempat virus korona pertama kali muncul pada akhir 2019 itu melaporkan kasus infeksi lokal pertamanya dalam setahun lebih.

Pejabat senior Wuhan, Li Tao menyampaikan dalam konferensi pers, kota berpenduduk 11 juta itu segera meluncurkan tes asam nukleat menyeluruh untuk semua penduduk.

Pada Senin, pihak berwenang mengumumkan tujuh kasus infeksi penularan lokal yang ditemukan di antara para pekerja migran di kota tersebut. Ini merupakan kasus domestik pertama setelah wabah awal yang disusul dengan lockdown ketat pada awal 2020.

Dilansir France 24, Selasa (3/8), dalam beberapa hari terakhir Cina telah meminta warga di seluruh kota tinggal di rumah-rumah mereka, memutus jaringan transportasi domestik dan melaksanakan tes massal untuk mengatasi wabah terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Selasa, Cina melaporkan 61 kasus domestik saat wabah varian Delta menyebar ke puluhan kota setelah kasus infeksi pada para petugas kebersihan bandara di Nanjing, yang kemudian memicu rantai kasus yang dilaporkan di seluruh negeri.

Kota-kota besar termasuk Beijing telah melakukan tes terhadap jutaan penduduknya, menutup kompleks permukiman, dan mengkarantina kontak terdekat orang yang terinfeksi.

Kota Yangzhou, di dekat Nanjing, merupakan pemerintah daerah terbaru yang memerintahkan warga diam di rumah setelah tes skala besar mendeteksi 40 kasus infeksi baru dalam beberapa hari terakhir.

Lebih dari 1,3 juta penduduk Yangzhou sekarang diam di rumah, di mana hanya satu orang dalam setiap rumah tangga yang diizinkan keluar rumah dalam sehari untuk belanja berbagai barang keperluan, seperti disampaikan pemerintah kota pada Selasa.

Pada Senin, Cina melaporkan 55 kasus baru virus korona yang ditransmisikan secara lokal. Virus menyebar cepat seiring merebaknya varian Delta di lebih dari 20 kota dan 12 provinsi.

Pemerintah daerah di kota-kota besar termasuk Beijing telah menguji jutaan penduduk. Selain itu kompleks perumahan ditutup dan menempatkan orang yang kontak dekat dengan pasien Covid-19 di karantina.

Cina sebelumnya menganggap telah berhasil mengendalikan penyebaran virus Covid-19. Angka kasus Covid-19 hampir nol sejak virus ini ditemukan pertama kali di Wuhan pada 2019.

Namun wabah kembali merebak dari Nanjing akibat masuknya varian delta. Sebanyak sembilan petugas kebersihan di bandara internasional dinyatakan positif pada 20 Juli 2021 yang mengancam keberhasilan Cina mengendalikan wabah. Setelah itu lebih dari 360 kasus domestik dilaporkan dalam dua minggu terakhir.

Di tempat wisata Zhangjiajie, dekat Zhuzhou, wabah menyebar bulan lalu di antara pengunjung teater. Virus itu kemudian terbawa ke rumah dan menyebar hingga ke seluruh negeri. Zhangjiajie pun memberlakukan lockdown di kota berpenduduk 1,5 juta orang sejak Jumat pekan lalu.

Ringkasan

  • Pemerintah Cina melakukan penguncian di sejumlah kota menyusul munculnya kasus baru positif Covid-19.
  • Meski hanya puluhan orang terinfeksi virus korona, pemerintah akan melakukan pengujian massal dan pembatasan perjalanan.
  • Wuhan, ibu kota provinsi berpenduduk 11 juta orang di China Tengah, adalah kota terbaru yang menjalani pengujian semua warga kota.
  • Pihak berwenang mengungkapkan adanya tujuh kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal.
  • Virus korona yang muncul kali ini adalah varian Delta, asal India yang lebih cepat menular.
  • Tes dilakukan setelah tujuh kasus Covid-19 terdeteksi di kota tersebut.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua republika.co.id dengan 2 pemberitaan. selanjutnya triggernetmedia.com dengan 1 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 10:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 05:00 WIB dengan total 5 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.tv dengan 87 interaksi, diikuti peringkat kedua tribunnews.com dengan 25 interaksi. Selanjutnya indonesiainside.id dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.