Lokadata.ID

Wamendag ajak situs belanja online beri penerima vaksin diskon plus

Peserta vaksinasi berfoto dengan menunjukkan kartu vaksin usai mengikuti program vaksinasi COVID-19 massal untuk pelajar dan santri di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (1/7/2021).
Peserta vaksinasi berfoto dengan menunjukkan kartu vaksin usai mengikuti program vaksinasi COVID-19 massal untuk pelajar dan santri di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (1/7/2021). Yusuf Nugroho / ANTARA FOTO

Pemerintah berharap platform belanja online memberi prioritas khusus bagi mereka yang sudah divaksin berupa diskon atau program lain yang berkelanjutan.

"Jadi siapa pun yang sudah divaksin bisa mendapat akses prioritas untuk diskon khusus atau diskon yang lebih besar. Ini otomatis terjadi saat pelanggan platform online memberikan informasi bahwa dia telah divaksin," kata Wakil Menteri Perdagagan, Jerry Sambuaga, di Jakarta, Rabu (11/8) seperti dikutip Merdeka.

Jerry mencontohkan misalnya aplikasi Gojek, Shopee, Tokopedia dan lainnya merancang agar pelanggannya yang sudah divaksin bisa mendapatkan prioritas atau diskon khusus yang berbeda daripada mereka yang belum divaksin.

Caranya pelanggan cukup sekali memberikan informasi mengenai bukti vaksinnya dan kemudian dia bisa mengakses program-program prioritas tersebut secara berkelanjutan, tanpa harus mendaftar ulang lagi di masing-masing program diskon.

"Jadi pelanggan cuma harus masukkan bukti vaksin sekali. Setelah itu dia bebas mengakses dan mendapat diskon-diskon khusus yang diselenggarakan oleh platform yang dia ikuti," kata Jerry.

Menurut Wamendag, program prioritas ini akan memberikan keuntungan ganda. Pertama, masyarakat lebih termotivasi lagi untuk divaksin sehingga kekebalan kelompok bisa lebih cepat terwujud. Kedua, ini juga akan memberikan insentif dalam berbelanja sehingga roda perekonomian akan makin berputar.

Porsi belanja online masyarakat meningkat pesat semasa pandemi. Banyak platform online mencatat peningkatan transaksi 100 persen sampai 200 persen. Saat ini sebagian besar mereka yang berbelanja online adalah kelompok milenial dan generasi Z. Namun demikian, diprediksi tren ini akan makin kuat di kalangan Generasi X dan bahkan Baby Boomer.

"Arahnya memang ke situ karena belanja online lebih banyak pilihan, lebih murah dan sekarang makin mudah. Pengirimannya pun semakin cepat," kata Wamendag.

ingkasan

  • Pemerintah berharap platform-platform belanja online beri prioritas khusus bagi mereka yang sudah divaksin.
  • Kali ini, ia mengusulkan agar masyarakat yang sudah divaksin mendapatkan bonus upgrade e-wallet dan diskon lainnya.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh merdeka.com dan lampost.co dengan 1 pemberitaan, diikuti peringkat kedua cnbcindonesia.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media Robotorial / Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik dimulai sejak pukul 05:00 hingga 07:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 1 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam Robotorial / Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh merdeka.com dengan 91 interaksi, diikuti peringkat kedua cnbcindonesia.com dengan 2 interaksi. Selanjutnya lampost.co dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook Robotorial / https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.