Lokadata.ID

Sim salabim, uang haram perdagangan antarnegara

Ilustrasi
Ilustrasi Lokadata / Lokadata

Puluhan triliun dari transaksi perdagangan yang seharusnya menjadi objek pajak menguap akibat adanya under invoice atau penyusutan dokumen transaksi. Bagaimana akrobat itu terjadi dan berapa nilainya pada setiap periode pemerintahan?

Illicit money atau dana siluman yang terlahir dari beragam praktik keuangan, seperti modus under maupun over invoicing dalam transaksi ekspor, rata-rata nilainya puluhan triliun rupiah setiap tahun.

Dalam kasus under invoicing, China bersama Banglades dan India menjadi mitra dagang utama Indonesia. Catatan ekspor Indonesia jauh lebih kecil dibandingkan catatan impor negara-negara tersebut terhadap barang impor dari Indonesia.

Komoditas yang paling banyak terseret dalam kasus under invoicing ekspor Indonesia dalam 30 tahun adalah minyak kelapa sawit dan batu bara. Gas alam, karet dan emas ikut memperlebar selisih pencatatan transaksi.

Report Lainnya